BRANAYOGATALKS.COM, GIANYAR – Polemik rencana pemindahan pengelolaan sampah regional Sarbagita ke Desa Temesi kembali mendapat sorotan. Kepala Desa Temesi, I Ketut Branayoga, SE, yang akrab disapa Ahok Temesi, menegaskan sikap tegas desa dalam menolak penambahan volume sampah dari luar wilayah.
Menurut Ahok Temesi, kondisi yang selama ini dialami warga sudah cukup berat, sehingga tidak memungkinkan untuk menerima tambahan beban baru.
“Realitas di lapangan sudah kami rasakan. Warga Temesi sudah cukup terdampak dengan kondisi saat ini. Kami menolak jika harus menambah beban dari luar,” tegasnya.
Soroti Kesiapan Daerah Lain
Ahok Temesi mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pertemuan dengan Gubernur Bali, Kota Denpasar disebut telah menyiapkan beberapa lokasi untuk pengelolaan sampah mandiri. Hal serupa juga dilakukan oleh Kabupaten Badung.
“Kalau daerah lain sudah memiliki kesiapan, seharusnya tidak menjadikan Temesi sebagai solusi sementara. Ini perlu diluruskan bersama,” ujarnya.
Ia juga menyoroti dampak yang bisa ditimbulkan, baik dari sisi lingkungan maupun sektor pariwisata. Mengingat Temesi berada di jalur strategis menuju kawasan wisata seperti Ubud, kondisi tersebut dinilai berisiko mencoreng citra desa.
“Dampaknya bukan hanya lingkungan, tapi juga ekonomi dan pariwisata. Ini harus menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Dorong Kepastian dan Kejelasan Resmi
Terkait informasi yang beredar di masyarakat, Ahok Temesi meminta adanya kejelasan resmi dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten.
“Kalau ini hanya isu, perlu ada klarifikasi resmi. Namun jika masih menjadi rencana, kami siap mengambil langkah tegas untuk melindungi kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat tetap tenang namun tidak lengah, serta menjaga kebersamaan dalam menyikapi situasi ini.
Komitmen Kawal Kepentingan Warga
Ahok Temesi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kepentingan masyarakat, khususnya dalam menjaga lingkungan dan keberlanjutan desa.
“Ini bukan hanya soal sampah, tapi soal keadilan dan masa depan lingkungan desa. Kami akan berdiri bersama masyarakat,” tegasnya.
Persatuan Jadi Kekuatan
Menutup pernyataannya, Ahok Temesi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap solid dan menjaga persatuan.
“Kalau kita bersatu, kita kuat. Mari tetap waspada dan menjaga kebersamaan demi Temesi yang lebih baik,” pungkasnya. (Tim Branayogatalks)