BRANAYOGATALKS.COM, GIANYAR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, berlangsung meriah pada Minggu (8/3/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama dalam kegiatan jalan santai yang diikuti lebih dari seribu peserta dari berbagai banjar.
Kepala Desa I Ketut Branayoga, yang dikenal sebagai Ahok Temesi, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini terasa lebih semarak dibanding sebelumnya.
“Antusias masyarakat meningkat signifikan. Terlihat dari peserta jalan santai yang tembus lebih dari seribu orang,” ujarnya.
Menurut Ahok Temesi, berbagai kejutan dan doorprize memang disiapkan agar masyarakat bisa benar-benar menikmati momen ulang tahun desa.
“Kami siapkan banyak surprise dan hadiah agar kebahagiaan perayaan ini dirasakan bersama oleh warga,” jelasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan, lanjutnya, telah dirancang melalui anggaran desa sehingga bisa berjalan lancar sekaligus memberi hiburan bagi masyarakat.

Sejarah Singkat Desa Temesi
Ahok Temesi juga mengulas sejarah berdirinya Desa Temesi yang kini memasuki usia ke-29 tahun. Dahulu, wilayah ini merupakan bagian dari Desa Sidan, sebelum akhirnya para tokoh masyarakat bersepakat membentuk desa mandiri.
Saat itu, Temesi terdiri dari tiga banjar adat dan tiga banjar dinas. Melalui musyawarah panjang, para tokoh desa memutuskan untuk memekarkan wilayah demi pelayanan yang lebih efektif.
“Mereka sudah memikirkan masa depan generasi berikutnya. Dengan menjadi desa mandiri, pembangunan bisa lebih maksimal dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Kini, dari para tokoh pendiri, hanya Sang Putu Widaya yang masih hidup.

Komitmen Desa Mandiri dan Berdaya Saing
Memasuki usia ke-29, Pemerintah Desa Temesi berkomitmen melanjutkan perjuangan para pendahulu. Ahok Temesi menegaskan bahwa peluang pembangunan kini semakin terbuka dengan adanya dukungan dana dan program pemerintah.
“Pengelolaan dana desa akan kami maksimalkan sesuai aturan, demi mewujudkan Temesi yang mandiri secara ekonomi dan sosial,” tegasnya.
Tema HUT tahun ini, “Temesi Bersemi: Kepemimpinan Strategis, Pembangunan Berkelanjutan, dan Desa yang Berdaya Saing,” menjadi arah pembangunan ke depan.
Kebersamaan Jadi Kunci
Ahok Temesi juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa.
“Desa tidak bisa maju hanya oleh kepala desa. Semua harus bersatu dan punya komitmen yang sama,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan, pihaknya optimistis cita-cita para leluhur Desa Temesi akan terus berlanjut dan memberi manfaat bagi generasi mendatang. (Tim Branayogatalks)