Gianyar | Branayogatalks.com – Sebanyak mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI Kelompok 12 Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Temesi dalam acara pembukaan dan serah terima yang berlangsung di Kantor Desa Temesi, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perbekel Desa Temesi beserta perangkat desa, Bendesa Adat, para kelian adat dan kelian dinas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, Ketua LPM, TP PKK, tenaga kesehatan, penyuluh Bahasa Bali, kader Posyandu, Sekaa Truna, kepala sekolah, serta berbagai unsur masyarakat Desa Temesi.
Koordinator KKN Kelompok 12, Ida Bagus Deni Suyoga, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa di Desa Temesi bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, melainkan menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program yang disusun berdasarkan kebutuhan desa.
Ia menjelaskan, selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan mengimplementasikan sejumlah program kerja pada tiga bidang utama, yakni keagamaan dan sosial budaya, pendidikan, serta lingkungan hidup.
Pada bidang keagamaan dan sosial budaya, mahasiswa akan menyelenggarakan pesraman kilat serta pelatihan pembuatan sarana upakara bagi siswa kelas VI di SD Negeri 1 Temesi dan SD Negeri 2 Temesi. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap tradisi dan keterampilan membuat sarana upacara keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di bidang pendidikan, mahasiswa akan membantu kegiatan belajar mengajar sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Selain itu, mereka juga akan mengadakan sosialisasi pencegahan bullying di tingkat sekolah dasar sebagai upaya membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Sementara pada bidang lingkungan hidup, mahasiswa menghadirkan program Eco Fun Kids, yakni edukasi lingkungan bagi anak-anak usia taman kanak-kanak melalui kegiatan kreatif berupa pemanfaatan dan daur ulang sampah plastik menjadi berbagai karya yang bernilai guna.
Ida Bagus Deni menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap seluruh masyarakat Desa Temesi dapat ikut berpartisipasi sehingga seluruh program yang kami laksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi desa. Kami juga menyadari masih dalam proses belajar, sehingga sangat mengharapkan bimbingan dan masukan dari seluruh masyarakat selama menjalankan KKN,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Putu Riska Wulandari, S.Si., M.Si., mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Desa Temesi beserta seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa KKN dengan baik.
Ia berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta seluruh komponen masyarakat selama menjalankan pengabdian.
“Mulai hari ini mahasiswa berada di bawah pendampingan Pemerintah Desa Temesi. Apabila ada kendala ataupun persoalan, saya berharap selalu dikomunikasikan terlebih dahulu dengan perangkat desa. Jika diperlukan, saya juga siap menjadi penghubung agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.
Dr. Putu Riska juga meminta masyarakat tidak segan memberikan teguran maupun arahan apabila mahasiswa melakukan kekeliruan selama berada di tengah masyarakat.
“Mahasiswa datang untuk belajar hidup bermasyarakat. Mereka memiliki semangat dan ide-ide baru, namun tentu tetap perlu diarahkan agar mampu menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tata krama, serta aturan yang berlaku di Desa Temesi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia memperkenalkan bahwa UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kini telah berkembang menjadi universitas yang memiliki beragam program studi, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga hukum, pariwisata budaya, pendidikan, teknologi, desain komunikasi visual, bahasa Inggris, hingga kesehatan melalui program yoga.
Karena itu, menurutnya, pemerintah desa dapat memanfaatkan keberadaan kampus sebagai mitra pembangunan dengan menghadirkan narasumber maupun pendamping sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Apabila desa memerlukan narasumber mengenai hukum, penyusunan awig-awig, pengembangan pariwisata, pendidikan, teknologi, kesehatan maupun bidang lainnya, kami siap membantu melalui dosen-dosen yang berkompeten,” jelasnya.
Ia berharap momentum KKN Nusantara VI tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata dan mempererat sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan Desa Temesi secara berkelanjutan.
Acara serah terima berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi, menandai dimulainya masa pengabdian mahasiswa KKN Nusantara VI UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar di Desa Temesi selama beberapa pekan ke depan. (Tim Newsyess)