Kabar

Perbekel Temesi I Ketut Branayoga Ajak Warga Maknai Hari Raya Kuningan dengan Semangat Menyama Braya

Share:

 

Gianyar | Branayogatalks.com – Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Kuningan pada Sabtu, 27 Juni 2026, Kepala Desa (Perbekel) Temesi, I Ketut Branayoga, yang akrab disapa Ahok Temesi, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu. Ia mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Kuningan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta menjaga keharmonisan di lingkungan desa.

Hari Raya Kuningan merupakan hari suci yang menutup rangkaian Hari Raya Galungan. Dalam ajaran Hindu, Kuningan dimaknai sebagai saat memohon anugerah, keselamatan, dan tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus menghaturkan bhakti kepada para leluhur. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan pentingnya hidup dengan penuh ketulusan, menjaga keseimbangan, serta mengedepankan Dharma dalam setiap langkah kehidupan.

Dalam pesannya, Ahok Temesi berharap suasana Hari Raya Kuningan mampu memperkuat rasa menyama braya di tengah masyarakat, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Desa Temesi, dan seluruh jajaran perangkat desa, saya mengucapkan Rahajeng Rahina Kuningan kepada seluruh umat Hindu yang merayakan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kerahayuan, kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan kepada kita semua. Mari jadikan Hari Raya Kuningan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama membangun Desa Temesi yang semakin maju, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar I Ketut Branayoga.

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kuatnya nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat. Karena itu, semangat Hari Raya Kuningan hendaknya menjadi inspirasi untuk terus menjaga persatuan, saling menghormati, serta melestarikan adat, budaya, dan tradisi Bali yang diwariskan oleh para leluhur.

Baca juga:  Desak KPK Periksa Pejabat Imigrasi  di Bali, Nyoman Parta Soroti Dugaan Praktik Jual-Beli Izin Tinggal WNA

Mengakhiri pesannya, Perbekel yang dikenal dekat dengan warganya itu mengajak seluruh masyarakat Desa Temesi untuk terus menjaga keharmonisan dengan sesama dan lingkungan, sehingga desa tetap menjadi tempat yang nyaman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warga.

“Rahajeng Rahina Kuningan. Dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa ngicenin kerahayuan, kerahajengan, lan keraharjan ring Desa Temesi miwah ring semeton sami.” (Tim Newsyess)

Tag:
Kabar Terbaru