Kabar

Peta  Politik di Kabupaten Gianyar 2030, Empat Figur Kuat mewarnai Tagel Winarta Dinilai Punya Energi Akar Rumput yang Solid

Share:

 

Gianyar | Branayogatalks.com – Dinamika politik Kabupaten Gianyar mulai menunjukkan geliatnya jauh sebelum kontestasi Pilkada benar-benar dimulai. Sejumlah nama besar dengan rekam jejak kuat kini mulai menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Mereka adalah figur-figur yang dinilai memiliki kapasitas, pengalaman birokrasi maupun politik, serta basis pendukung yang jelas di akar rumput.

Empat tokoh yang kini kerap disebut-sebut berpotensi meramaikan bursa calon Bupati Gianyar mendatang yakni Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Ketut Sudarsana, S.T., M.Si., Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali I Nyoman Parta, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama atau yang akrab disapa Gus BEM.

Keempat figur tersebut dinilai memiliki karakter kepemimpinan yang berbeda, namun sama-sama lahir dari proses panjang perjuangan politik dan pengabdian dari bawah. Mereka bukan tokoh instan, melainkan tumbuh dari dinamika sosial masyarakat Gianyar yang dikenal kritis dan memiliki kultur politik yang kuat.

Pimpinan Redaksi Newsyess.com, Ngakan Putu Suardika atau yang akrab disapa Ngakan Yess, sosok I Wayan Tagel Winarta menjadi salah satu figur yang menarik dicermati dalam peta politik Gianyar ke depan.

Menurut Ngakan Yess, Tagel Winarta memiliki kekuatan utama pada kedekatan emosional dengan masyarakat akar rumput. Karier politiknya yang tumbuh dari bawah membuat dirinya dinilai memahami denyut kebutuhan masyarakat kecil, khususnya komunitas desa adat, generasi muda, hingga kelompok pekerja informal.

“Tagel Winarta adalah figur yang tumbuh dari proses politik bawah. Ia tidak lahir dari ruang elite semata, tetapi dibentuk oleh dinamika masyarakat. Itu sebabnya basis loyalitas pendukungnya cukup kuat dan organik,” ujar Ngakan Yess.

Baca juga:  Terkumpul dalam Dua Hari  Donasi Sebesar Rp 39, 1 Juta, Nyoman Parta Optimistis Rumah Layak Huni untuk Keluarga Pak Pebri Segera Terwujud

Sebagai anggota DPRD Provinsi Bali dari Dapil Gianyar, Tagel Winarta dinilai berhasil membangun komunikasi politik yang cair dengan berbagai lapisan masyarakat. Gaya politiknya yang santai namun konsisten membuat namanya cukup diterima lintas kelompok, terutama kalangan akar rumput yang selama ini menjadi kekuatan penting dalam kontestasi politik Gianyar.

Selain itu, kemampuan membangun jejaring sosial-politik juga menjadi modal besar Tagel Winarta. Dalam beberapa tahun terakhir, ia dinilai aktif hadir di berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari kegiatan adat, sosial, Seni kepemudaan hingga pemberdayaan komunitas desa.

Namun demikian, peta politik Gianyar dipastikan tidak akan berjalan mudah. Nama Ketua DPRD Gianyar, I Ketut Sudarsana, juga dinilai memiliki kekuatan politik yang matang melalui pengalaman panjang di legislatif dan struktur partai. Sosok Sudarsana dikenal tenang, komunikatif, dan memiliki kemampuan membangun konsolidasi internal yang kuat.

Sementara itu, figur nasional seperti I Nyoman Parta tetap menjadi magnet politik tersendiri. Pengalamannya di DPR RI serta karakter vokal dan kritis menjadikan Parta memiliki positioning kuat di mata publik Bali, termasuk masyarakat Gianyar. Basis loyalisnya yang telah terbentuk selama bertahun-tahun menjadi kekuatan politik yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Di sisi lain, kemunculan Gus BEM membawa nuansa berbeda dalam dinamika politik Gianyar. Sebagai birokrat yang kini menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sejak dilantik pada 1 September 2025, Gus BEM dinilai memiliki keunggulan dalam pengalaman tata kelola pemerintahan dan komunikasi birokrasi. Sosoknya juga dikenal dekat dengan kalangan ASN serta sejumlah elemen masyarakat adat dan pemuda.

Ngakan Yess menilai, keempat figur tersebut memiliki peluang yang sama karena sama-sama mempunyai rekam jejak yang baik dan karakter kepemimpinan yang kuat.

Baca juga:  Anggota DPR RI I Nyoman Parta Soroti Rencana PPN Sembako: Negara Diminta Lindungi Daya Beli masyarakat 

“Gianyar ke depan membutuhkan pemimpin yang tidak hanya populer, tetapi juga memahami budaya, ekonomi kerakyatan, tata kelola pemerintahan, serta mampu menjaga harmonisasi politik dan adat. Empat figur ini memiliki kelebihan masing-masing dan semuanya lahir dari proses panjang pengabdian,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat Gianyar saat ini semakin cerdas dalam menentukan pilihan politik. Elektabilitas bukan hanya dibangun lewat baliho atau popularitas media sosial, tetapi juga melalui kedekatan nyata dengan masyarakat serta konsistensi dalam bekerja.

Peta politik Gianyar pun diprediksi akan menjadi salah satu kontestasi paling menarik di Bali dalam beberapa tahun mendatang. Selain karena hadirnya figur-figur kuat, masyarakat Gianyar juga dikenal memiliki kultur politik yang dinamis, kritis, dan sangat mempertimbangkan rekam jejak kepemimpinan.

Meski perjalanan menuju Pilkada masih cukup panjang, berbagai manuver politik dipastikan mulai bergerak perlahan. Konsolidasi akar rumput, komunikasi lintas tokoh, hingga pembentukan simpul-simpul dukungan diperkirakan akan mulai terlihat dalam waktu dekat.

Dan di tengah hangatnya dinamika politik tersebut, nama I Wayan Tagel Winarta kini menjadi salah satu figur yang terus diperbincangkan, tumbuh perlahan dari kekuatan akar rumput menuju panggung politik Gianyar yang lebih besar. (Tim Newsyess)

Tag:
Kabar Terbaru