Kabar

Ketut Branayoga (Ahok)  Apresiasi Peran Forkom, Komitmen Wujudkan TK Negeri Demi Masa Depan Pendidikan Anak

Share:

GIANYAR | Branayogatalks.com – Komitmen Pemerintah Desa Temesi dalam membangun kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui perhatian serius terhadap dunia pendidikan anak usia dini. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari melengkapi sarana dan prasarana, menggandeng partisipasi masyarakat melalui Forum Komunikasi (Forkom), hingga mempersiapkan Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Desa Temesi untuk berstatus negeri.

Perbekel Desa Temesi, I Ketut Branayoga, yang akrab disapa Ahok Temesi, saat ditemui Redaksi Newsyess.com, Kamis (6/8/2026), menyampaikan apresiasi tinggi kepada Forum Komunikasi (Forkom) Desa Temesi yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mendukung kemajuan pendidikan.

Menurut Branayoga, Forkom dibentuk pada tahun 2022 sebagai wadah yang menghimpun masyarakat Desa Temesi, baik yang tinggal di desa maupun yang berada di luar daerah bahkan di luar Pulau Bali.

“Forkom kami bentuk untuk mengajak seluruh warga bersama-sama membangun Desa Temesi. Dukungannya bukan hanya berupa pemikiran, saran, dan solusi, tetapi juga melalui donasi nyata untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu fokus utama Forkom adalah mendukung pendidikan anak usia dini. Pada tahun 2026, Forkom berhasil menggalang donasi tahap awal sebesar sekitar Rp22,9 juta yang dimanfaatkan untuk mempercantik lingkungan sekolah, menata area bermain dan belajar, menyediakan perlengkapan drum band lengkap beserta seragamnya, sehingga anak-anak dapat belajar dalam suasana yang lebih menyenangkan.

Tak berhenti sampai di sana, memasuki tahun ajaran baru, Forkom kembali menggalang dana untuk memberikan seragam sekolah gratis kepada seluruh peserta didik, yakni 25 anak Kelompok Bermain (KB) dan 20 anak TK.

Menariknya, bantuan tersebut diberikan tanpa membedakan asal daerah para siswa.

“Kami tidak membedakan apakah anak itu berasal dari Desa Temesi atau dari luar desa. Semua mendapatkan pelayanan yang sama karena tujuan kami adalah memberikan akses pendidikan yang berkualitas kepada seluruh anak,” tegas Branayoga.

Baca juga:  Kepala Desa Temesi I Ketut Branayoga, SE atau "Ahok Temesi" Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra

Ia mengungkapkan bahwa berbagai peningkatan fasilitas dan program tersebut mulai berdampak positif terhadap minat masyarakat. Jumlah peserta didik terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami berharap masyarakat yang memiliki anak maupun cucu usia sekolah dapat mempercayakan pendidikan mereka di KB dan TK Desa Temesi. Gedungnya sudah baru, fasilitas semakin lengkap, dan kualitas pelayanan terus kami tingkatkan sesuai standar pendidikan,” katanya.

Seluruh Persyaratan TK Negeri Telah Disiapkan

Selain meningkatkan kualitas layanan, Pemerintah Desa Temesi juga tengah mempersiapkan perubahan status TK menjadi TK Negeri.

Branayoga menjelaskan seluruh dokumen administrasi telah rampung dan kini tinggal diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar.

“Semua persyaratan sudah kami siapkan. Gedung sudah tersedia, lahannya juga memenuhi ketentuan. Kami tinggal mengajukan permohonan agar bisa ditetapkan menjadi TK Negeri,” jelasnya.

Ia menilai perubahan status tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan, karena nantinya sekolah akan memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah untuk menunjang proses belajar mengajar.

Meski demikian, Pemerintah Desa Temesi tetap berkomitmen memberikan dukungan melalui anggaran desa sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan oleh tiga guru TK dan dua guru Kelompok Bermain, jumlah yang dinilai masih ideal dengan kondisi peserta didik saat ini.

Fasilitas Lengkap, Siap Bersaing

KB dan TK Desa Temesi yang masih berada di bawah naungan Yayasan Sandi Kumararate kini telah memiliki fasilitas yang sangat memadai.

Selain ruang belajar yang nyaman, sekolah juga dilengkapi ruang guru, area bermain anak, toilet, CCTV, Padmasana, hingga berbagai sarana pendukung lainnya yang membuat lingkungan belajar semakin aman dan representatif.

“Dari sisi infrastruktur kami sudah sangat siap. Kami optimistis mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kabupaten Gianyar,” ujar Branayoga.

Baca juga:  Cokorda Gde Agusnawa semangat dan Dukungan Keluarga  Makin Menguatkan Langkahnya   Menuju Perbekel Desa Peliatan 2026–2034

Sekolah tersebut juga memiliki daya tampung sekitar 60 siswa dan tetap membuka kesempatan bagi anak-anak dari luar Desa Temesi untuk bersekolah di sana.

“Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin menitipkan putra-putrinya belajar di KB maupun TK Desa Temesi,” tambahnya.

Harapan kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar

Sebagai kabupaten yang menyandang predikat Kabupaten Layak Anak, Branayoga berharap Pemerintah Kabupaten Gianyar dapat memberikan perhatian terhadap usulan tersebut sehingga proses penegerian TK Desa Temesi dapat segera terwujud.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Gianyar dapat menindaklanjuti permohonan ini. Dari sisi bangunan, lahan, fasilitas dan kesiapan kami sudah memenuhi syarat. Tinggal penetapan dari pemerintah. Kami ingin anak-anak Desa Temesi memperoleh layanan pendidikan terbaik sejak usia dini sebagai investasi masa depan desa,” pungkasnya. (Tim Newsyess)

Tag:
Kabar Terbaru