Kabar

Cokorda Gde Agusnawa semangat dan Dukungan Keluarga  Makin Menguatkan Langkahnya   Menuju Perbekel Desa Peliatan 2026–2034

Share:

 

GIANYAR | Branayogatalks.com – Dalam setiap perjalanan seorang pemimpin, selalu ada keluarga yang menjadi sumber kekuatan. Hal itulah yang tergambar dari langkah Cokorda Gde Agusnawa, S.H., M.H., yang maju sebagai calon Perbekel Desa Peliatan periode 2026–2034 dengan restu dan dukungan penuh dari keluarga tercintanya.

Di balik keputusan besar untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, berdiri sosok istri tercinta, Cokorda Istri Padmawati, S.H., M.H., yang selama ini dikenal sebagai aparatur sipil negara. Demi menjaga keharmonisan keluarga sekaligus memberikan dukungan penuh kepada sang suami, ia memilih mengambil pensiun dini dari jabatannya sebagai Kepala Bidang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Keputusan tersebut lahir dari pertimbangan yang matang. Setelah sang suami memasuki masa pengabdian sebagai kepala dinas dan kini memilih kembali mengabdi kepada desa melalui kontestasi Perbekel, keluarga memutuskan untuk berbagi peran. Sang istri ingin lebih banyak mendampingi keluarga, mengurus rumah tangga, serta menikmati waktu bersama cucu-cucu, sehingga Cokorda Gde Agusnawa dapat fokus mengemban amanah masyarakat.

“Sebagai istri, saya memberikan dukungan sepenuhnya kepada beliau. Pengabdian kepada masyarakat adalah panggilan hati yang harus didukung. Saya memilih pensiun lebih awal agar dapat mendampingi keluarga, mengurus cucu, dan memberikan ketenangan bagi suami untuk mengabdikan diri kepada Desa Peliatan. Kami percaya bahwa keluarga yang harmonis akan menjadi pondasi lahirnya pemimpin yang mampu melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Cokorda Istri Padmawati.

Dukungan itu juga datang dari putra mereka, Cokorda Gde Putra Raditya, S.H., yang menyampaikan kebanggaannya atas langkah sang ayah untuk kembali mengabdi kepada masyarakat.

“Kami sebagai anak tentu bangga. Ayah telah lama mengabdi di pemerintahan, dan kini beliau memilih kembali ke desa untuk memberikan pengalaman serta pengabdiannya bagi masyarakat Peliatan. Kami akan selalu memberikan doa dan dukungan agar beliau mampu membawa desa menjadi lebih maju, tertata, dan tetap menjaga nilai-nilai adat serta budaya,” ungkapnya.

Baca juga:  Tunjuk Tiga Manajer BUMDes, Ketut Branayoga (Ahok)  kades Temesi Siapkan Desa Temesi Jadi Eco Circular Village Pertama di Bali

Momen penyerahan berkas pencalonan pun berlangsung sederhana namun sarat makna.

Hari itu, Cokorda Gde Agusnawa tidak datang sebagai mantan pejabat ataupun sosok birokrat yang pernah menduduki berbagai jabatan strategis di Pemerintah Kabupaten Gianyar. Ia hadir sebagai seorang krama desa yang memenuhi panggilan pengabdian.

Langkahnya diawali dengan persembahyangan memohon restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar setiap niat yang dijalankan mendapat tuntunan dan berkah. Dengan hati yang tenang, ia kemudian berjalan kaki menuju Kantor Perbekel Desa Peliatan untuk menyerahkan berkas pencalonan sebagai bakal calon Perbekel Desa Peliatan periode 2026–2034.

Kesederhanaan langkah tersebut menjadi simbol bahwa kepemimpinan sejati berawal dari ketulusan melayani, bukan dari jabatan yang pernah disandang.

Selama berkarier sebagai aparatur sipil negara, Cokorda Gde Agusnawa dikenal memiliki pengalaman panjang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Ia pernah mengemban berbagai amanah strategis hingga menjabat sebagai kepala dinas. Bekal pengalaman birokrasi itu kini ingin ia persembahkan bagi kemajuan Desa Peliatan melalui tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Bagi Cokorda Gde Agusnawa, dukungan keluarga bukan sekadar penyemangat, melainkan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata apabila nantinya dipercaya memimpin Desa Peliatan.

“Dukungan istri, anak, dan seluruh keluarga menjadi kekuatan terbesar bagi saya. Saya maju bukan untuk mencari jabatan, tetapi untuk mengabdi. Semoga niat tulus ini mendapat restu masyarakat Desa Peliatan sehingga bersama-sama kita dapat membangun desa yang semakin maju, harmonis, dan tetap berlandaskan nilai-nilai adat, budaya, serta kebersamaan,” tuturnya.

Kini, dengan doa keluarga yang mengiringi setiap langkahnya, perjalanan politik Cokorda Gde Agusnawa menuju Pilkel Desa Peliatan 2026 menjadi lebih dari sekadar kontestasi demokrasi. Ia menjadi ikhtiar sebuah keluarga yang percaya bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan warisan nilai yang patut diteruskan demi masa depan Desa Peliatan yang lebih baik. (Tim Newsyess)

Baca juga:  Pacu Percepatan Infrastruktur, Bupati Gianyar Made Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Mulus dalam Tiga Tahun
Tag:
Kabar Terbaru